7+ Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanagara Dan Tempat Ditemukannya

Author: | Posted in sejarah indonesia No comments

Prasasti Kerajaan Tarumanegara – Prasasti merupakan bukti terkuat mengenai keberadaan sebuah kerajaan di suatu tempat. Salah satu adalah Kerajaan Tarumanegara sebab kerajaan ini telah banyak meninggalkan jejak sejarah berupa Prasasti mulai dari Prasasti Ciaruteun hingga Prasasti Pasir Awi. Keberadaan peninggalan-peninggalan ini haruslah kita lestarikan, jangan sampai peninggalan yang tersisa hanya menjadi cerita belaka saja untuk masa datang karena prasasti ini juga merupakan ilmu sejarah serta kekayaan budaya yang bisa kita turunkan untuk anak cucu kita semua pada masa mendatang.

Berikut 7 Prasasti  Kerajaan Tarumanegara yang sangat bersejarah :

1.Prasasti Ciaruteun

Prasasti Ciaruteun merupakan prasasti yang ditemukan di tepi sungai Ciaruteun yang tidak begitu jauh tempatnya dari sungai Cisadane. Prasasti Ciaruteun terletak di desa Ciaruteun Ilir yaitu, di kecamatan cibungbulang  kabupaten bogor. Lokasi ini sendiri memiliki jarak Kurang lebih 12 Km sebelah barat laut dari pusat Kota Bogor sendiri.

Pada tahun 1823 Prasasti Ciaruteun sempat hanyut beberapa meter yang di akibatkan oleh terjangan sungai sehingga membuat bagian batu yang bertulis menjadi terbalik posisinya .namun, sesudah hanyut pada tahun 1893 prasasti ini dikembalikan lagi ke tempat semula.

Di 1903 Prasasti ini mulanya terkenal dengan sebutan prasasti Ciampea.  Dan Prasasti ini juga mempunyai daya pikat yang luar biasa. Di dalam prasasti terdapat lukisan laba-laba serta tapak kaki yang terletak di sebelah atas hurufnya. Prasasti ini mempunyai empat baris aksara Pallawa yang disusun kedalam bahasa Sanskerta.

Berdasarkan isinya kita dapat mengetahui bahwasannya prasasti ini dibuat pada masa pemerintahan raja Purnawarman. Apabila di lihat dari Prasasti tersebut kita dapat tahu bahwa Raja Purnawarman ingin membuktikan kepada rakyatnya. bahwa dia merupakan seorang raja yang sangat gagah dan tangguh di tingkat dunia.

Hal ini dibuktikan dengan adanya cap sepasang telapak kakinya atau sebagai simbol Dewa Wisnu. Perlu kalian tahu bahwasannya telapak kaki ini mengartikan tentang kekuasaan Purnawarman atas daerah saat di ketemukannya prasasti tersebut.

2. Prasasti Tugu

Prasasti Tugu merupakan prasasti yang asalnya dari kerajaan Tarumanegara. Prasasti Tugu isinya mengisahkan tentang penggalian Sungai Candrabaga dan penggalian sungai Gomati .

Perlu kalian ketahui penggalian sungai ini bertujuan untuk menghindari terjadinya banjir yang sering terjadi serta mengatasi kekeringan yang terjadi di waktu musim kemarau.

3. Prasasti Muara Cianten

Prasasti Muara Cianten pertama kali ditemukan di pasir muara oleh N.W. Hoepermans yaitu 1864. Prasati muara cianten  dulu dikenal dengan julukan prasasti pasir Muara di karenakan  letaknya yang masuk ke wilayah Kampung Pasir Muara.

Isi pesan dari prasasti muara cianten yakni bahwasanya pada tahun 854 Masehi pemerintahan telak kembali ke sunda lagi. Prasasti Muara Cianten di ukir pada batu besar alami yang berukuran 2.70 x 1.40 x 140 m3.

4. Prasasti Cidanghiyang

Prasasti cidanghiyang terdiri dari beberapa baris kalimat puisi dengan huruf Pallawa dan memakai bahasa Sansekerta, isi dari puisi ini yaitu tentang pujian serta pengagungan kepada Raja Kerajaan Tarumanegara yakni Raja Purnawarman. Letak dari Prasasti Cidanghiyang berada di tepi sungai Cidanghiyang yaitu di desa Lebak, Kecamatan Munjul.

5. Prasasti Jambu

Prasasti berikutnya yakni, prasasti Jambu atau kerap sekali disebut dengan pasir kolengkak. Prasasti jambu di ketemukan di perkebunan jambu. Prasasti Jambu lokasinya berada di Pasir Sikolengkak di wilayah Kampung Pasir Gintung, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung. Kabupaten Bogor.

Perlu kalian tahu prasasti jambu ditemukan pertama kali pada tahun 1854 oleh Yoolion Herdika Sava dan Tryan Martin. dan di beritahukan kepada Dinas Purbakala tahun 1947 kemudian di observasi untuk pertama kalinya pada tahun 1954.

6. Prasasti Kebon Kopi

Prasasti Kebon Kopi berada di Kampung Muara wilayah Desa Ciaruteun Ilir. Prasasti Ini ditemukan pada abad ke 19 ketika saat penebangan hutan untuk lahan perkebunan kopi. maka dari itu, prasasti ini di kenal dengan Prasasti Kebon Kopi . Lokasinya berada di kawasan pertemuan tiga sungai yaitu sungai Cisadane di bagian timur, sungai Cianten di bagian Barat, serta Sungai Ciaruteun di bagian Selatan dan juga Sungai Cianten yang bertemu dengan Sungai Cisadane di bagian utara.

7. Prasasti Pasir Awi

Prasasti yang terakhir adalah prasasti pasir Awi.  Pertama kali Prasasti ini diketemukan oleh N.W. Hoepermans pada tahun 1864. Prasasti ini berada di lereng Selatan bukit pasir Awi dengan ketinggian 559 mdpl, yaitu di kawasan hutan perbukitan cipamingkis.

demikian ulasan singkat mengenai Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara semoga bermanfaat >>>

Add Your Comment