14+Peninggalan Kerajaan Kediri Lengkap (Candi,Prasasti dan Kitab-Kitab)

Author: | Posted in sejarah indonesia No comments
peninggalan kerajaan

Peninggalan Kerajaan Kediri

peninggalan kerajaan Kediri- pada materi sebelumnya pintasilmu.com telah mengupas tentang peninggalan kerajaan sriwijaya. Dan pada kesempatan kali ini kita akan mengupas sedikit mengenai peninggalan kerajaan Kediri. Kerajaan kediri merupakan kerajaan Hindu yang letaknya di provinsi Jawa Timur. Kerajaan itu mempunyai julukan lain, yaitu Kadiri atau bisa juga Panjalu. Kerajaan itu di bangun pada tahun 1042 dan masa keruntuhannya pada tahun 1222, kerajaan yang central nya berada di kota Daha itu meninggalkan beragam benda sejarah, yaitu berupa candi, prasasti, arca, sampai dengan kitab-

Candi Peninggalan Kerajaan Kediri

Berikut ini beberapa dafatar nama candi kerajaan kediri tersebut:

1. Candi Penataran

kerajaan kediri

candi penataran

Candi itu terletak di lereng Gunung Kelud bagian Barat Daya, persisnya di utara Kota Blitar. Candi penataran merupakan candi terbesar di Jawa Timur. Dari prasasti yang di ketemukan di tempat penggalian candi, ternyata candi itu dibangun saat zaman kepemimpinan Raja Srengga sampai kepemimpinan Raja Wikramawardhana pada abad ke 12 hingga 14 Masehi.

2. Candi Tondowongso

kerajaan kediri

cabdu tondowongso

Peninggalan candi berikutnya ialah Candi Tondowongso. Candi itu diketemukan di Desa Gayam, Kec. Gurah, Kediri-Jawa Timur ketika tahun 2007. Berdasarkan bentuk arca yang diketemukan di sekitar candi, di perkirakan candi itu di buat pada abad 9, saat zaman pengalihan pusat politik dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. kondisi candi Tondowongso dan sekitarnya sampai saat itu masih memprihatinkan dan belum mendapat sorotan dari pemerintah.

3. Candi Gurah

kerajaan kediri

candi gurah

Peninggalan candi berikutnya adalah candi Gurah yang diketemukan di Kecamatan Kediri, Jawa Timur pada tahun 1957. Candi Gurah berada persis 2 km dari candi Tondowongso. Nampaknya segi dari pondasinya candi itu memiliki ukuran 9 m x 9 m.

4. Candi Mirigambar

kerajaan kediri

candi mirigambar

Candi Mirigambar merupakan candi peninggalan Kerajaan Kediri yang diketemukan di lapangan desa Mirigambar, Kec. Sumbergempol, Tulungagung – Jawa Timur. Candi itu di duga di buat pada tahun 1214 hingga 1310 Saka. Strukturnya bangunannya terbuat dari batu bata merah, Seorang kepala desa Mirigambar pada 1965 menjaga candi itu dari ikonoklastik sehingga hingga sampai kitu candi itu masih dapat kita ketemukan.

Prasasti Peninggalan Kerajaan Kediri

Selain candi, kerajaan Kediri juga mewariskan prasasti sebagai catatan dan jejak sejarah. Berikut itu beberapa prasasti peninggalan Kerajaan Kediri antara lain yaitu :

1. Prasasti Kamulan

kerajaan kediri

prasasti kamulan

Prasasti ini di jumpai di Desa Kamulan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Prasasti ini di bangun pada tahun 1116 Saka saat zaman kepemerintahan Raja Kertajaya. Yang Isinya mengenai pembentukan Kabupaten Trenggalek.

2. Prasasti Galunggung

kerajaan kediri

prasasti galunggung

Prasasti Galunggung diketemukan di Rejotangan, Tulung Agung. Prasasti itu bertuliskan menggunakan huruf Jawa Kuno kendati. dan aksara yang terpahat dalam prasasti galunggung sulit di baca. Hanya bagian tahunnya yang masih dapat diketahui, yaitu bertuliskan tahun 1123 Saka.

3. Prasasti Jaring

kerajaan kediri

prasasti jaring

Prasasti Jaring merupakan prasasti yang di ciptakan pada tanggal 19 November 1181. Isi dari prasasti itu ialah tentang terkabulnya permintaan penduduk dukuh Jaring melalui perantara patih nya, Sarwajala. Permintaan itu berupa suatu keinginan yang belum terwujudkan. dalam prasasti Jaring, ditemukan bahwasanya pejabat kediri mempunyai gelar memakai nama hewan, seperti Lembu Agra, Menjangan Puguh, dan Macan Kuning.

4. Prasasti Panumbangan

kerajaan kediri

prasasti panumbangan

Prasasti Panumbang merupakan prasasti peninggalan kerajaan Kediri yang di ciptakan pada tanggal 2 Agustus 1120. Prasasti itu di munculkan oleh Maharaja Bameswara. Isi dari prasasti tersebut tentang pengesahan desa Panumbang menjadi sima swatantra (desa bebas pajak).

5. Prasasti Talan

Prasasti Talan diketemukan di Desa Gurit, Blitar – Jawa Timur. Prasasti itu di ciptakan pada tahun 1058 Saka (1136 Masehi).yang  isinya tentang pengesahan masuknya Desa Talan ke dalam wilayah Panumbang tanpa dipungut pajak.

Kitab Peninggalan Kerajaan Kediri

Kediri juga mempunyai beragam sastrawan. Para sastrawan itu telah menulis bermacam-macam kitab sastra, diantaranya yaitu :

1. Kitab Kakawin Bharatayudha

Kitab Kakawin Bharatayudha dibuat oleh Empu Sedah dan Empu Panuluh. Yang Isinya mengisahkan perjuangan raja Jenggala, Jayabaya yang berhasil memenangkan kerajaan Panjalu. Kisah perjuangan raja Jayabaya itu di sesuai dengan cerita pertempuran antara Kurawa dan Pandawa.

2. Kitab Kresnayana

Kitab Kresnayana di tulis oleh Empu Triguna yang isinya mengisahkan biografi Kresna, seorang anak yang mempunyai kelebihan tersendiri di banding anak normal lainnya. Dan selalu menolong orang lain oleh karena itu Kresna sangat di senangi orang-orang.

3. Kitab Sumarasantaka

Kitab Sumarasantaka ditulis oleh Empu Monaguna. Yang Isinya mengisahkan kutukan Haritu, bidadari dari khayangan yang sudah melakukan pelanggaran. Haritu dilaknat menjadi manusia. dia hidup di bumi untuk beberapa waktu hingga masa laknatnya atau kutukannya selesai.

4. Kitab Gatotkacasraya

Kitab Gatotkacasraya di tulis oleh Empu Panuluh.yang isinya mengisahkan ksatria Gatotkaca untuk mempersatukan Abimayu dengan Siti Sundhari.

5. Kitab Smaradhana

Kitab smaradhana di tulis oleh Empu Dharmaja. Yang isinya tentang sejarah Dewa Kama dan Dewi Ratih, yang tiba-tiba menghilang secara ghaib karena terkena api mata ketiga Dewa Syiwa.

Nah, demikianlah beberapa peninggalan kerajaan Kediri baik dalam bentuk Candi, Prasasti, Kitab. Semoga artikel ini dapat membantu dan menambah wawasan sejarah kalian semua >>>

No Responses

Add Your Comment