5+ Peninggalan Kerajaan Pajang Islam (Penjelasan dan Gambar)

Author: | Posted in sejarah indonesia No comments
kerajaan pajang

peninggalan kerajaan pajang

Peninggalan Kerajaan Pajang- pada materi sebelumnya pintasilmu.com telah membahas tentang peninggalan kerajaan Kediri. Dan pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai peninggalan kerajaan pajang. Kerajaan pajang merupakan kerajaan islam yang letaknya di Jawa Tengah. dan Kerajaan Pajang merupakan kelanjutan dari Kerajaan Demak. Kerajaan ini dibangun oleh Jaka Tingkir pada tahun 1568 dan mengalami pengalihan kepemimpinan.

Namun, tidak di sangka dari kerjaan itu kita dapat menemukan beberapa peninggalan-peninggalan sejarah dari Kerajaan Pajang di masa lampau. lalu, apa sajakah peningglan-peningglan kerajaan pajang itu?

Peninggalan Kerajaan Pajang

Tidak seperti halnya kerajaan lainnya yang pernah berjaya di nusantara, Kerajaan Pajang meninggalkan peradaban jejaknya hanya sedikit. Hal ini di buktikan dengan umur kerajaan yang relatif singkat.

Dibawah ini beberapa peninggalan-peninggalan kerajaan pajang yaitu :

1. Masjid Laweyan

kerajaan pajang

masjid laweyan

Masjid Laweyan merupakan masjid peninggalan kerajaan Pajang yang hanya bisa ditemukan di Kampung Batik, Laweyan, Solo. Masjid itu dibangun pada tahun 1546 oleh raja pajang pertama.

Menurut beragam sumber, masjid ini mulanya adalah sebuah pura tempat ibadah kaum Hindu di Pajang. Karena keakraban Ki Ageng Henis dengan raja Hindu setempat, pura Laweyan itu kemudian dirubah  menjadi masjid untuk melayani peribadahan umat Islam Laweyan. Maka dari itu, masjid Laweyan juga sering disebut masjid Ki Ageng Henis.

2. Makam Para Bangsawan

kerajaan pajang

makam bangsawan

Di sekitar pelataran Masjid Lawean terdapat sebuah kompleks pemakaman kaum bangsawan Kerajaan Pajang. Kompleks pemakaman itu ada 20 makam dan salah satunya merupakan makam Ki Ageng Henis, beliau adalah salah satu pendiri Kerajaan Pajang. Makam-makam tersebut sering di hampiri para wisatawan ataupun orang yang berkunjung ke masjid Laweyan sesudah menunaikan ibadah

3. Bandar Kabanaran

kerajaan pajang

bandar kabanaran

Bandar Kabanaran adalah tempat perdagangan yang terletak di tepi sungai Begawan Solo. Pada zaman kekuasaan Kerajaan Pajang, bandar ini di pakai sebagai jalur penghubung lalu lintas perdagangan dari Jawa ke bandar besar Nusupan.

Beberapa para ahli megatakan bahwa selain untuk tempat perdagangan, bandar itu juga di gunakan sebagai tempat dakwah dan penyebaran Islam sekitar pajang. namun demikian, bandar itu sekarang tidak begitu menjadi pusat perhatian dikarenakan sedikitnya hal-hal yang unik.

4. Pasar Laweyan

kerajaan pajang

pasar laweyan

Tidak jauh dari Bandar Kabanaran ada sebuah pasar yang di namai Pasar Laweyan. Pasar itu  dahulu kala merupakan pendorong utama kegiatan perdagangan di Bandar Kabanaran. Hingga sampai kini, pasar Laweyan masih di pakai masyarakat untuk melakukan transaksi perdagangan. Namun demikian, tidak ada sisa benda bersejarah yang menceritakan bagaimana sejarah peradaban bangunan pasar itu di bangun.

5. Kesenian Batik

kerajaan pajang

kampung batik

Kerajaan pajang pada masa lampau juga mewariskan kesenian batik tulis. Batik yang selama ini di kenal oleh masyarakat. ternyata sejarah awalnya pembuatan batik pertama kali yang membuat adalah masyarakat laweyan saat masa kerajaan pajang.

Meskipun kesenian batik Laweyan pernah pudar karena perkembangan batik printing yakni pada tahun 1980. namun kini ke populeran kain batik tulis ini kembali naik daun berkat minat masyarakat yang semakin besar terhadap kain batik tulis ini.

Nah, demikian ulasan singkat mengenai peninggalan kerajaan pajang islam semoga bermanfaat>>>

No Responses

Add Your Comment