Sejarah Indonesia Kuno Beserta Kekayaan Alam Lengkap

Author: | Posted in sejarah indonesia No comments

sejarah indonesia kuno- Zaman dahulu kala Indonesia terkenal sangat kaya raya. Ini sudah dibuktikan dengan berbagai sumber kuno. Dalam kesempatan kali ini pintasilmu.com akan mengupas mengenai kekayaan di tiap-tiap pulau yang ada di Indonesia. Pulau-pulau tersebut meliputi jawa, sumatera, Kepulauan Sunda kecil, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku.

Sumatera – Pulau Emas

pulau emas

Dalam prasasti manapun, pulau Sumatera dikenal dengan nama Suwarnadwipa (pulau emas) atau Suwarnabhumi (tanah emas). Nama-nama itu sudah digunakan dalam  naskah India pra masehi. Sumatera juga dijuluki sebagai pulau Andalas.

Pada zaman raja Fir’aun di Mesir (sekitar 1.567SM-1.339SM). di tepi bagian barat pulau sumatera sudah ada pelabuhan yang  bernama Barus. Barus di duga sudah ada sejak 3000 tahun pra Masehi. Dijuluki barus karena disana terdapat banyak kapur barus. Tak disangkan ternyata kapur barus dipakai sebagai bahan pengawet mummy Fir’aun Mesir kuno.

selain Barus, di Sumatera ada juga kerajaan kuno lainnya. Sebuah naskah kuno Yahudi Purba menjelaskan bahawa sumber bekalan emas Kerajaan Nabi Sulaiman ternyata mengambil dari sebuah kerajaan purba Timur yang dinamakan sebagai Ophir.

Gunung Ophir merupakan salah satu gunung tertinggi di Sumatera Barat, yang ada di daerah Pasaman. beritanya area emas di Sumatera terbesar berada di Kerajaan Minangkabau. Menurut sumber kuno, dalam kerajaan itu ada pegunungan yang tinggi yang mengandung emas.

Konon central dari Kerajaan Minangkabau berada di tengah-tengah galian emas. Emas-emas yang diperoleh  kemudian diekspor ke sejumlah pelabuhan, seperti Kampar, Indragiri, Pariaman, Tikus, Barus, dan Pedir. Di Pulau Sumatera juga ada Kerajaan Sriwijaya yang berkembang menjadi Kerajaan besar pertama di Nusantara yang mempunyai pengaruh sampai ke Negara tetangga.

Sumatera mempunyai bermacam-macam bahan tambang, seperti batu bara, emas, dan timah hitam. sebetulnya bahan tambang seperti emas masih belum banyak orang tahu. sebagain orang percaya sebetulnya Pulau Sumatera banyak mengandung emas.

Jawa – Pulau Padi

pulau padi

Dahulu kala Pulau Jawa tersohor dengan nama JawaDwipa. JawaDwipa berasal dari bahasa Sanskerta yang mempunyai makna arti “Pulau Padi”.  Seorang ahli geografi dari Yunani, menuliskan tentang adanya negeri Emas dan negeri Perak dan pulau Iabadiu yang berarti Pulau Padi.

Ptolomeus mengatakan di ujung barat Iabadiu atau Jawadwipa ditemukannya  kotaperak. Kota Perak ini bisa dipastikan merupakan kerajaan Sunda kuno, Salakanagara yang terletak di barat Pulau Jawa. Salakanagara dalam kisah sejarah Sunda disebut juga Rajatapura. Salaka artinya perak sedangkan nagara sama dengan kota, sehingga Salakanagara dikenal juga degan makna Kota perak.

Di Pulau Jawa telah berdiri suatu kerajaan besar yaitu kerajaan Majapahit. Majapahit tertulis sebagai kerajaan terbesar di Nusantara dan berhasil menggabungkan kepulauan Nusantara mulai Sumatra, semenanjung Malaya, Borneo, Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua, dan sebagian kepulauan Filipina. Dalam catatan Wang Ta-yuan, komoditas ekspor Jawa pada saat itu ialah lada, garam, kain, dan burung kakak tua.

Menurut sejumlah pakar, pulau tersubur di dunia adalah Pulau Jawa. Hal ini sangat masuk akal, sebab Pulau Jawa memiliki gunung berapi yang sangat tinggi. Begitu Banyak gunung berapi aktif di Pulau Jawa. Gunung berapi inilah yang menimbulkan tanah Pulau Jawa sangatlah subur.

jikalau seluruh tanah yang ada bisa dimanfaatkan dapat dipastikan tidak ada wilayah satupun di dunia yang dapat menandingi kuantitas, kualitas, dan variasi tanaman yang dihasilkan pulau jawa ini.

Saat ini pulau Jawa mensuply 53 persen dari kebutuhan pangan Indonesia. Rata-rata Pertanian padi banyak dijumpai di Pulau Jawa sebab pulau jawa mempunyai kesuburan tanah terbaik. Pulau Jawa juga di kenal sebagai lumbung beras Indonesia. dan masih banyak lagi yang lainnya termasuk kopi yang disebut kopi Jawa.

Hasil pertanian seperti sayur-sayuran dan buah-buahan juga benyak terdapat di Jawa, misalnya kacang tanah, kacang hijau, daun bawang, bawang merah. Bukan tidak mungkin jikalau lahan di Jawa diolah secara maksimal pasti Pulau Jawa bisa sangat kaya hanya dengan hasil pertaniannya saja.

Kepulauan Sunda Besar Dan Sunda Kecil

sunda besar

Berdasarkan informasi dari ahli-ahli ilmu bumi Eropa bahawasannya memakai kata Sunda. Tidak lain hanya untuk memberi nama wilayah dan beberapa pulau di kawasan timur India. Beberapa  pulau yang terbentuk di dataran Sunda diberi nama dengan Kepulauan Sunda Besar dan Kepulauan Sunda Kecil.

Kepulauan Sunda Besar merupakan himpunan pulau besar yang terdiri atas Sumatera, Jawa, Madura dan Kalimantan. Sedangkan Sunda Kecil adalah gugusan dari pulau Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, Sumba, dan Timor.

Sunda kecil terkenal sebagai kota wisata dikarenakan keindahan alamnya yang mengesankan. Sejak dulu telah ada yang berwisata ke daerah ini. Perjalanan Rsi Markandiya pada abad 8 dari Jawa ke Bali, sudah melaksanakan perjalanan wisata dengan tujuan keagaman. Demikian juga Empu Kuturan yang mengenalkan konsep Tri Sakti di Bali. Pada tahun 1920 banyak wisatawan dari Eropa mulai berkunjung ke Bali.

Nusa Tenggara Barat (kepulauan sunda kecil) penghasil besarnya adalah peternak yakni, berupa kuda, sapi, dan kerbau. Nusa Tenggara Barat sudah mengirim kuda-kudanya samapi ke Pulau Jawa. NTB juga dikenal sebagai tempat pariwisata raja-raja.

Daerah Sunda Kecil lainnya adalah Nusa Tenggara Timur, sebab di daerah ini merupakan penghasil kayu cendana yang sangat berharga. Cendana merupakan tumbuhan yang tumbuh di Propinsi Nusa Tenggara Timur. banyak pedagang Cina berlayar ke Nusa Tenggara Timur terutama Pulau Sumba dan Pulau Timor.

Kalimantan – Pulau Energi

pulau energi

Dahulu kala pulau terbesar urutan ketiga di dunia ini adalah Warunadwipa yang berarti Pulau Dewa Laut. Kalimantan dikenal dengan istilah Chin li p’i shih. Nusa Kencana” merupakan nama lain pulau Kalimantan dalam naskah Jawa Kuno. Sedangkan orang Melayu memanggilnya dengan Pulau Hujung Tanah (P’ulo Chung).

Di Kalimantan juga terdapat sebuah kerjaan yakni, kerajaan Kutai. Kutai Martadipura merupakan kerajaan Hindu tertua di Nusantara. Nama Kutai sudah tersohor sejak abad ke 4 pada media berita India secara tegas mengatakan Kutai dengan nama Quetaire. begitu juga berita Cina pada abat ke 9 mengatakan Kutai sebagai Kho They yang berarti kerajaan besar.

Saat ini Pulau Kalimantan merupakan lumbung sumber daya alam di Indonesia .diantaranya seperti batubara, minyak, gas dan geothermal. Hutan Kalimantan mengandung gambut yang dipakai sebagai pembangkit listrik maupun pemanas. Disamping itu Kalimantan juga mempunyai potensi lain yaitu sebagai penyedia sumber energi botani.

Sulawesi – Pulau Besi

pulau besi

Orang Arab memanggil Sulawesi dengan nama Sholibis. Sedangkan orang Belanda menyebutnya dengan nama Celebes. Pulau ini telah ditempati manusia sejak 30.000 tahun silam. Sebagai tanda buktinya yakni,peninggalan purba contohnya prasejarah zaman batu Lembah Besoa.

Nama Sulawesi berasal dari kata Sula yang mempunyai arti pulau dan besi. Pulau Sulawesi mayoritas sebagai penghasil bessi. sehingga tidak heran jika Ussu dan sekitar danau Matana mengandung besi dan nikkel. Di sulawesi juga sempat berdiri Kerajaan Luwu yang merupakan salah satu kerajaan tertua di Sulawesi.

Bessi Luwu atau senjata Luwu sangat terkenal akan kesaktiannya, bukan saja di Sulawesi tetapi juga di luar Sulawesi. Dalam histori sejarah Majapahit, Luwu merupakan pembayar upeti kerajaan, selain tersohor sebagai pemasok utama besi ke Majapahit, Maluku dan lain-lain.

orang Sulawesi sudah bisa meciptakan perahu sendiri yang di pakai untuk menjelajahi dunia. Perahu pinisi yang diciptakan warga Bugis sudah bisa berlayar sampai ke Madagaskar  Afrika. Ini membuktikan bahwa suku Bugis mempunyai kemampuan yang lebih, dan memiliki semangat bahari yang tinggi. Vasco da Gama memulai penjelajahan pertamanya pada tahun 1497.

Maluku – Kepulauan Rempah-Rempah

pulau rempah-rempah

Maluku mempunyai nama lain “Jazirah al-Mulk” yang artinya semenanjung kerajaan yang terdiri atas kerajaan-kerajaan kecil. Maluku terkenala dengan kawasan Seribu Pulau serta mempunyai bermacam-macam budaya dan kekayaan alam berlimpah. Orang Belanda menjuluki sebagai ‘the three golden from the east’  yakni Ternate, Banda dan Ambon. Sebelum Belanda datang, penulis dan tabib Portugis, Tome Pirez menulis buku ‘Summa Oriental’ yang telah menceritakan mengenai Ternate, Ambon dan Banda sebagai ‘the spices island’.

Dahulu kala wilayah Maluku terkenal sebagai penghasil rempah-rempah seperti cengkeh dan pala. Cengkeh ialah rempah-rempah purbakala yang sudah dikenal dan dipakai ribuan tahun pra masehi. Pohon cengkeh merupakan tanaman asli kepulauan Maluku (Ternate dan Tidore).

Selain cengkeh juga terdapat rempah-rempah lainnya yaikni,buah Pala. Buah Pala merupakan tumbuhan yang berasal dari kepulauan Banda, Maluku. karena nilainya yang tinggi buah pala menjadi peranan penting dalam perdagangan pada masa Romawi. Karena mahalnya harga rempah-rempah pada masa itu banyak orang Eropa kemudian berdatangan ke pulau Maluku untuk mencari rempah-rempah.

sebenarnya yang dicari Christoper Columbus ke arah barat adalah jalan menuju Kepulauan Maluku. Untuk mencari rempah-rempah meskipun akhirnya dia justru menemukan benua baru bernama Amerika. Rempah-rempah merupakan alasan mengapa penjelajah Portugis Vasco Da Gama datang ke India dan Maluku.

demikian ulasan lengkap mengenai sejarah indonesia kuno semoga bermanfaat >>>

No Responses

Add Your Comment